Kontroversi jilbab punuk unta
Jilbab

Kontroversi jilbab punuk unta

Ada sebuah hadits riwayat muslim yang menyebutkan bahwa  nabi bersabda : “ada dua golongan penduduk neraka yang belum Aku melihat keduanya, kaum yang membawa cemeti seperti ekor sapi untuk mencambuk manusia dan pepermpuan-perempuan yang berpakaian tapi telanjang cenderung kepada kemaksiatan membuat orang lain juga cenderung kepada kemaksiatan, kepala mereka seperti punuk-punuk unta yang berlenggak lenggok, mereka tidak masuk surga dan tidak mencium bau wanginya padahal bau wangi surga  itu tercium dari jarak perjalanan sekian dan sekian waktu”

Dari hadits diatas disebutkan kepala yang seperti punuk-punuk unta, ada beberapa pendapat yang menyatakan tentang istilah tersebut ada yang mengatakan perumpamaan tersebut adalah istilah dari wanita-wanita yang mengatakan bahwa punuk unta berarti menaikkan rambut dan menyisirnya keatas sehingga memperlihatkan dagunya ada juga yang berpendapat bahwa kalimat tersebut merupakan istilah untuk perempuan yang tidak menundukkan pandangannya pada saat berada dengan lelaki yang bukan hak nya, dan ada juga yang berpendapat bahwa kepala  seperti punuk unta adalah perempuan yang memakai hijab dengan mengenakan alat bantu sehingga terlihat menonjol keatas ada juga yang mengikat rambut tinggi sehingga jika mengenakan hijab maka akan terlihat tonjolan rambut yang di ikat tersebut.  Hal ini masih menjadi perdebatan yang cukup rumit mengingat istilah itu jika di tafsirkan memiliki arti yang cukup umum.  Apakah benar memakai hijab dengan mengikat rambut keatas dan menonjolkannya itu termasuk larangan nabi diatas? Belum bisa di pastikan entah itu benar atau tidak akan tetapi hal yang pasti muslimah diwajibkan menutup aurat dengan baik bukan berpakaian tapi telanjang yang disebutkan dalam perumpamaan hadits diatas, yang dimaksud berpakaian tapi telanjang adalah berpakaian yang tidak sesuai dengan perintah yang ada seperti pakaian yang ketat, menerawang dan tipis agar tidak mengundang birahi lelaki yang dapat mengajak kepada kemaksiatan.

Didalam hadits diatas jelas disebutkan jika wanita ingin masuk syurga hendaknya para wanita menjaga aurat, jangan mengumbar aurat kepada semua orang yang bukan hak nya karena hal itu sama saja mengajak kepada keburukan dan dosa yang akan membuat para kaum hawa tidak akan masuk surge dan bahkan hanya mencium baunya saja mereka tidak diberi kesempatan.  Untuk para kaum hawa sebaiknya lebih berhati-hati dalam memilih model jilbab, sebaiknya pilih jilbab syar’I yang bisa menutupi sebagian tubuh sehingga anda pun terhindar dari dosa.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.